
Musim hujan seperti sekarang membuat cuaca cenderung menjadi lebih dingin, apalagi ketika malam menjelang. Kalau sudah begitu orang pasti akan mencari cara untuk menghangatkan tubuh salah satunya dengan mengonsumsi jahe.
Lihat saja pengakuan Zackia yang memproduksi dan menjual jahe berbagai merek di bawah Bendera Toko Marwa. Pada musim penghujan seperti sekarang, penjualan jahenya bisa meningkat hingga 50%. Ia menjual berbagai jenis jahe mulai dari jahe merah, jahe hanjiang hingga jahe wangi.
Zackia menjual jahe mulai dari yang masih mentah sampai yang sudah siap seduh di sachet. Di musim penghujan seperti sekarang, ia bisa menjual sekitar 60 kilogram (kg) jahe mentah. Di bulan-bulan biasanya ia menjual jahe mentah paling banyak hanya 30 kg. Tiap kilogram jahe mentah ia jual berkisar Rp 9.000-Rp 12.000.
Sementara jahe yang sudah berbentuk bubuk tapi belum ditambah bahan lain dan juga jahe bubuk yang tinggal seduh bisa dijual sebanyak 40 lusin kotak di musim penghujan seperti ini."Biasanya paling hanya 20 lusin kotak yang terjual," katanya.
Wanita bergelar Sarjana Ekonomi yang memiliki tempat berjualan di Semarang ini mengaku omzet penjualannya bisa mencapai Rp 150 juta per bulan. Ketika musim hujan seperti sekarang omzetnya bisa melejit sampai Rp 250 juta per bulan. "Saya juga jual tanaman herbal lainnya yang juga berkhasiat untuk kecantikan wanita sehingga permintaannya cukup tinggi," ujarnya.
Rizki Caturini
articel source : http://www.kontan.co.id
Permintaan Jahe Akan Melonjak di Musim Penghujan
Thursday, December 24, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment